JAKARTA - Jorge Martín mendapatkan kabar baik terkait proses pemulihannya yang telah berlangsung sejak akhir tahun lalu.
Pembalap Aprilia ini telah menjalani pemeriksaan medis di Klinik Ruber Internacional, Madrid, pada Senin, 9 Februari 2026, dan hasilnya menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan.
Setelah menjalani operasi pada tangan kiri dan bahu kanan pada Desember 2025, kini Martín mendapat izin untuk melanjutkan latihan dan kembali menunggangi motor. Hal ini memberi harapan besar bagi pembalap asal Spanyol ini untuk kembali berkompetisi pada MotoGP 2026.
"Setelah hasil positif dari pemeriksaan medis, saya sangat senang bisa kembali fokus pada persiapan tes pramusim MotoGP," ujar Jorge Martín, mengungkapkan rasa optimisnya. Kini, perhatian utama Martín berfokus pada tes pramusim di Buriram, Thailand, yang akan diadakan pada 21-22 Februari 2026.
Tes ini menjadi momen penting yang akan menentukan kesiapan fisiknya untuk menyongsong musim baru MotoGP yang akan dimulai beberapa minggu setelah tes tersebut.
Proses Pemulihan yang Menjanjikan setelah Cedera Kompleks
Cedera yang dialami Martín di musim lalu memang cukup kompleks dan membutuhkan penanganan khusus.
Pada Februari 2025, ia harus menjalani operasi akibat kecelakaan supermotard yang mengakibatkan cedera di tangan kiri, terutama pada tulang skafoid. Setelah itu, ia terus berjuang dengan masalah tulang yang tidak kunjung sembuh total.
Namun, masalah cedera tidak berhenti di situ. Pada MotoGP Jepang 2025, ia mengalami cedera bahu kanan yang cukup serius dan terpaksa menjalani operasi lanjutan menjelang Natal 2025.
Meski menghadapi berbagai tantangan medis, Martín tidak menyerah. Ia terus melakukan pemulihan secara intensif, dengan harapan bisa kembali fit dan siap bertarung di MotoGP 2026. Kini, setelah menjalani dua operasi sekaligus, ia merasa sangat positif terhadap hasil pemulihannya.
"Saya merasa lebih baik dan semakin siap menghadapi tes berikutnya di Buriram," tambahnya.
Kesiapan untuk Tes Pramusim Buriram
Setelah mendapat izin awal untuk kembali berlatih, Jorge Martín akan mengikuti tes pramusim resmi di Sirkuit Chang International, Buriram, pada 21-22 Februari 2026. Tes ini menjadi krusial untuk mengukur sejauh mana kesiapan fisik Martín, yang sudah cukup lama absen dari tes pramusim pertama di Sepang.
Walaupun demikian, Martín tetap hadir di Malaysia untuk memantau perkembangan Aprilia RS-GP26 dan berpartisipasi dalam acara peluncuran musim MotoGP di Kuala Lumpur.
Aprilia memberikan izin bagi Martín untuk kembali berlatih di atas motor sebelum tes pramusim resmi dimulai. Proses pemulihan yang berjalan lancar memberikan harapan bahwa pembalap berusia 24 tahun ini akan siap tampil di Buriram.
"Saya sudah siap untuk tes pramusim dan juga untuk tampil di awal musim," tegas Martín dengan penuh semangat.
Momen Krusial Bagi Kebangkitan Jorge Martín
Dengan hasil positif dari pemeriksaan medis dan persiapan yang matang, Buriram akan menjadi momen krusial bagi Jorge Martín untuk menunjukkan kebangkitannya. Setelah absen di tes pramusim pertama, semua mata kini tertuju pada performa Martín di Thailand.
Jika tes berjalan dengan lancar dan fisiknya dalam kondisi prima, ia dapat melanjutkan perjalanannya bersama Aprilia menuju musim 2026.
"Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa saya bisa kembali ke performa terbaik saya. Semua akan terlihat di Buriram," kata Martín.
Dengan semangat baru dan kesiapan fisik yang terus membaik, ia berharap bisa tampil kompetitif di kejuaraan dunia MotoGP yang sangat bergengsi ini.
Menatap Musim Baru dengan Optimisme
Jorge Martín telah membuktikan dirinya sebagai pembalap berbakat, dan meski menghadapi serangkaian cedera yang mengganggu, ia tidak kehilangan semangat.
Dengan operasi yang berhasil dan pemulihan yang positif, ia kembali optimis untuk memulai musim 2026 dengan langkah yang kuat. Menurutnya, meskipun musim lalu penuh tantangan, ia merasa siap untuk kembali bersaing di level tertinggi MotoGP.
Musim baru ini sangat dinantikan oleh penggemar MotoGP, terutama bagi para pengikut perjalanan Jorge Martín bersama Aprilia. Semua mata kini tertuju pada tes pramusim di Buriram, yang akan menjadi penentu apakah Martín dapat tampil prima pada balapan pertama musim 2026.